Memalukan, Justru Pelaku Koruptor Adalah Oknum Yang Berpendidikan Tinggi

Memalukan, Justru Pelaku Koruptor Adalah Oknum Yang Berpendidikan Tinggi
Sumber : onenews.id
VOVOnews. Saat di lakukan survei dengan melihat data  oleh wakil ketua komisi pemberantasan korupsi La Ode M Syarif  terkejut saat melihat data ternyata ada 600 lebih para koruptor yang ditangkap lembaga nya yang berstatus memiliki pendidikan tinggi.

Menurut Syarif, dari 600 orang itu 200 di antaranya berpendidkan strata dua (S2). justru koruptor tersebut kebanyakan dari S2, tentu hal ini perlu adanya perbaikan dari sistem pendidikan kita untuk memperbaiki akhlak yang semrawut.

Tidak hanya S2. Syarif memaparkan ada sekitar 40 koruptor berpendidikan S3 selebih nya berpendidikan S1. Yah ini adalah penjahat berdasi, dengan banyak koruptor yang menjamur di negara kita tentu kita akan beratas habis, “ Ujarnya”.

Syarif juga menambahkan dari 600 lebih koruptor itu, 32 persen di antaranya merupakan kader partai politik atau yang memiliki akses terhadap kekuasaan. "Dari kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap, 32 persen berasal dari partai politik," kata Syarif.

Fakta ini membuat Syarif miris. Menurut Syarif, Indonesia membutuhkan politikus yang baik dan betul-betul bisa menjadi inspirasi.

Syarif menegaskan, salah satu upaya KPK adalah dengan meluncurkan program politik cerdas berintegritas. Menurut dia, seharusnya bukan KPK yang membuat program seperti ini. Melainkan masing-masing partai politik.

Meski demikian, KPK merasa perlu melakukannya. Ini mengingat tugas KPK bukan hanya penindakan, tapi juga pencegahan korupsi.

"Kami sadar betul tidak mungkin persoalan integritas dan korupsi hanya dikerjakan di KPK," kata dia. Menurut dia, diperlukan kerja sama dengan seluruh komponen bangsa.

Bahkan yang paling strategis adalah dengan politikus. "Karena mereka yang memimpin," tegasnya. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan ketika  negara punya format politik yang jelas maka politik akan membangun kebaikan.

Namun, di kala suatu negara yang tidak punya kode etik dan maka politik yang baik akan hilang. "Politik itu ilmu dan dasar kebaikan manusia sehingga seorang politisi seharusnya matang dengan syarat yang menyangkut etik dan moral," kata Wiranto di kesempatan itu. Wiranto pun sepakat bahwa perlu pembenahan dan perekrutan kader parpol yang berkualitas. vovo.co.id

Editor   : Supriyanto

Sumber : JPNN
Memalukan, Justru Pelaku Koruptor Adalah Oknum Yang Berpendidikan Tinggi
4/ 5
Oleh