Cara Manajemen Resiko Forex Trading Yang Baik

VOVOnews. Forex trading merupakan salah satu jenis bisnis yang bisa di bilang paling cepat menguntungkan dan bisa sebalik nya. Untung maupun rugi dalam forex akan selalu di alami oleh beberapa trader, profit merupakan suatu keinginan trader untuk tetap terus mendapatkan keuntungan selama bertransaksi.

Berbagai upaya saya yakin para trader memiliki banyak cara serta memiliki strategi dalam menganalisa pasar. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menentukan arah pasar dan memprediksi trend pasar, oleh karena itu dalam bermain forex sebenar nya sangat lah simpel sekali yaitu di tuntut untuk mampu membaca keadaan yang real.

Dalam dunia bisnis untuk memanajemen keuangan memang harus di lakukan, sama hal nya dengan forex trading risk managemen atau memanajemen resiko keuangan atau mengelola keuangan saat bertrading. Memiliki strategi dalam bermain memang harus di miliki oleh setiap trader, sejatinya bermain forex tidak lah semudah yang di bayangkan.

Anda memerlukan modal, fisik, mampu berfikir dan siap menanggung resiko untuk modal. Begitu lah trader forex trading yang akan mengalami beberapa hal yang positif maupun yang negatif, semua nya tergantung pada masing-masing individu trader saat terjun dalam dunia forex.

Tujuan dalam memanajemen resiko sebenar nya adalah agar para trader dapat meminimalisir resiko akan loss dan tentu nya untuk memaksimalkan keuntungan saat bertarnsaksi (profit). Ada banyak jalan dalam menajemen resiko salah satu nya adalah mencoba untuk mempertimbangkan kerugian saat bertransaksi dan yang ke dua dapat mempertimbangkan antara modal dengan jumlah modal yang di keluarkan saat loss.

Lalu bagaimana cara untuk manajemen resiko yang baik dan dapat di lakukan oleh pemula maupun beberapa trader lainnya yang bisa mengelola keuangan nya agar lebih baik lagi adalah sebagai berikut:

Cara Manajemen Resiko Forex Trading Yang Baik

Ada 3 Risk Managemen tools yang perlu di perhatikan oleh trader
1. Averaging
Dalam dunia real pergerakan mata uang yang terjadi selama ini tidak lah selalu satu arah maupun selalu menurun atau bisa jadi naik. Pergerakan mata uang yang sangat cepat dan dapat berubah-ubah sewaktu-waktu maka dapat memungkinkan para trader sangat sulit untuk membaca pergerakan mata uang yang sedang di analisa nya.

Pada penggunaan teknik averaging sebenarnya adalah cara yang sangat paling ekstrim, pasal nya pada teknik ini di gunakan oleh trader untuk melawan pergerakan pasar. Hal ini beralasan karena arah pasar tidak selama nya bergerak satu arah maka dari itu penggunaan teknik ini bisa di bilang ekstrim untuk pemula.

2. Switching
Setiap trader memiliki cara tersendiri dalam bertransaksi, oleh sebab itu keyakinan dalam bermain forex perlu di miliki oleh setiap orang.

Dalam Teknik ini dapat dilakukan dengan cara menutup posisi yang rugi dan segera mengambil posisi baru kembali yang searah dengan pergerakan harga selanjutnya. Idenya adalah untuk me-recovery kerugian yang diakibatkan oleh posisi transaksi sebelumnya. Teknik ini lebih efektif apabila dilakukan ketika terjadi perubahan arah harga yang sangat cepat dan drastis.

3. Cut loss
Tak selama nya dalam transaksi yang anda lakukan selalu berjalan mulus, ketika anda menggunakan teknik ini maka dapat dilakukan dengan cara menutup transaksi yang merugi sesegera mungkin dengan tujuan untuk menghindari resiko kerugian yang lebih besar.

Oleh karena itu teknik ini biasanya di gunakan pada pemula yang memiliki balance kecil sehingga dapat menghindari kerugian yang besar

Manajemen resiko dalam forex
Dalam bertransaksi ketika anda sedang mengalami loss, di benak fikiran anda pasti akan bernafsu untuk selalu profit dan profit, perlu di ingat kembali bahwa pola pikir yang kusam akan sangat sulit sekali untuk bermain forex maka dari itu perlu berfikir yang fresh agar saat bermain forex bisa profit.

Strategi untuk mendapatkan keuntungan (profit) pada saat bertransaksi dapat anda lakukan dengan cara mempertimbangkan lot saat bertransaksi serta melihat kembali modal yang anda miliki, lalu bagaimana cara nya lihat pada rumus di bawah ini:

Modal Awal
$ 20,000
Resiko Max. Modal Awal
$ 10 (50% Modal)
Resiko Per Trade
5%
Target Profit Per Trade
6%

Dalam bertransaksi yang perlu di ingat adalah penggunaan lot serta melihat kembali modal, pada tabel di atas resiko yang harus anda tetapkan adalah tetap 50 % dari modal yang anda miliki, oleh karena jangan sampai saat bertransaksi dengan memiliki balance $20,000 akan habis sekejab, maka dari itu penggunaan lot yang kecil lebih di sarankan meskipun nanti jika Profit tidak terlalu besar.

Transaksi
P/L
Balance
1
-          500
$19,500
2
-          300
$19,200
3
100
$19,300
4
-          700
$18,600
5
-          900
$17,700
6
-          800
$16, 900
7
-          1100
$15,800
8
-          3000
$12,800
9
-          1500
$11,300
10
-          700
$10,600

Pada tabel di atas menunjukkan jika anda mengalami loss maka masih memiliki modal sebanyak 50 %, dari gambaran seperti ini adalah cara risk managemen yang dapat anda lakukan, oleh karena itu seberapa pun modal (balance) yang anda miliki harus di jaga baik-baik.

Maka dari itu manajemen resiko perlu di lakukan ketika anda menjadi seorang trader. Namun apa bila keberuntungan (profit ) bisa anda peroleh maka kisaran profit hanya sebanyak 6 % per trade,  Dengan mendapatkan 6% per trade saya yakin usaha anda tidak akan sia-sia, maka dari itu untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang maksimal anda harus tetap konsisten.

Dalam bermain forex pada dasar nya jika menggunakan target profit biasanya tidak akan mendapatkan keberuntungan, maka dari itu ikuti alur dalam bermain jangan sampai ketika anda mengalami kerugian dalam bertransaksi tetapi tidak di stop ketika bertarnsaksi, tips nya gunakan Cut Loss maka dari semua nya tergantung pada teknik yang di gunakan dan seberapa banyak balance yang di miliki.

Ini lah cara mudah dalam memanajemen resiko agar anda selalu tetap profit ketika bertransaksi dengan mempertimbangkan penuh dalam segala aktifitas yang anda lakukan.


Cara Manajemen Resiko Forex Trading Yang Baik
4/ 5
Oleh